Lewat payung Bibles for Indonesia Goes to Campus, kami mengajak kampus, organisasi kemahasiswaan, dan gereja untuk bekerja sama menyediakan Alkitab Studi beserta pendampingannya bagi generasi muda — tanpa biaya apa pun, dan tanpa mengubah struktur pembinaan yang sudah ada di lembaga Bapak/Ibu.
Program percontohan saat ini: Bible for Youth (BFY) — Surabaya, 2026
Nota kesepahaman nasional ini telah ditindaklanjuti dengan kunjungan langsung tim kami kepada pengurus GAMKI dan GMKI di berbagai wilayah — termasuk organisasi mahasiswa dengan basis keanggotaan besar seperti GMKI Cabang Tobelo.











Selain GAMKI dan GMKI, tim kami turut menjumpai gereja lokal, sekolah tinggi teologi, sekolah umum, hingga Kementerian Agama tingkat kabupaten — setiap kunjungan disertai penyerahan Alkitab Studi Versi Pemulihan sebagai bahan pelayanan mereka.














Dua survei nasional menunjukkan generasi muda Kristen Indonesia kehilangan kebiasaan membaca Firman, dan kehilangan pembimbing untuk memahaminya.
Yang punya pembimbing dua kali lebih rutin membaca Alkitab. Karena itu kami memasangkan Alkitab dengan pendamping — bukan Alkitab saja.
Teks LAI dengan 9.600 catatan kaki dan 13.000+ referensi silang — konteks, kata asli, dan kaitan antarayat, di pinggir halaman. Gratis di aplikasi, edisi cetak bagi yang berminat.
6–8 orang per kelompok, dipandu pendamping terlatih. Jadwal dipilih sendiri peserta — di lembaga mitra atau daring, tanpa syarat apa pun.
Peserta didik sekolah teologi dan mahasiswa inti yang telah dibekali, siap memandu kelompok studi di lingkungan lembaga mitra.
Kami tidak menawarkan satu bentuk kerja sama yang baku. Berikut pola yang paling umum kami jalankan, dan dapat disesuaikan lebih lanjut melalui diskusi bersama.
Izin pelaksanaan kegiatan di kampus, kesempatan memperkenalkan program pada masa orientasi mahasiswa baru, dan penunjukan pihak penghubung.
Kelompok studi sebagai program bersama — kami menyediakan Alkitab, bahan, dan pendamping; struktur pembinaan yang sudah ada tetap dipakai.
Penyediaan Alkitab Studi dan bahan pendalaman bagi kelompok binaan yang sudah berjalan, seperti GAMKI, GMKI, atau Perkantas.
Kesempatan menyampaikan informasi kepada pemuda jemaat, disertai laporan berkala kepada gembala mengenai keikutsertaan mereka.
Tidak. Program ini bersifat interdenominasi dan melengkapi pembinaan yang sudah ada, bukan menggantikannya. Peserta justru kami dorong tetap aktif di gereja atau organisasi asalnya.
Tidak ada. Alkitab, bahan, dan pendamping seluruhnya kami sediakan. Yang kami perlukan hanya izin, kesempatan sosialisasi, dan satu orang penghubung.
Ya — kegiatan ini khusus bagi mahasiswa/anggota Kristen dan Katolik. Kami menjaga hal ini dengan ketat, termasuk menghormati keberagaman dan ketertiban di lingkungan lembaga mitra.
Data hanya digunakan untuk keperluan kelas dan pengiriman Alkitab. Tidak pernah diperjualbelikan atau dibagikan ke pihak lain.
Setelah izin dan penghubung ditetapkan, kelompok studi pertama biasanya bisa mulai dalam 1–2 minggu, menyesuaikan jadwal lembaga mitra.
Kami terbuka berdiskusi dan bersedia menyesuaikan bentuk kerja sama dengan kebutuhan lembaga Bapak/Ibu — kampus, organisasi, atau gereja.
